Bagaimana Cara Mendapatkan Keberkahan Setiap Hari

Bagi orang Islam, hari Jumat merupakan hari yang agung (yaumun ‘adhiem). Agung dari berbagai sudut penilaian. Meskipun setiap hari adalah hari baik dan membawa keberkahan, bagi saya Jumat mewakili semua hari yang penuh keberkahan dan kebaikan.

Jika berkaitan dengan rezeki, kita berharap semua rezeki kita peroleh dalam 4 level, yaitu Luas, Halal, Bagus, dan Berkah. Luas berarti rezekinya bersumber dari berbagai arah, situasi, dan bentuk yang sangat banyak dan bervariasi. Artinya rezeki yang unlimited. Halal tentu saja bermakna sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh agama, baik dari segi bentuk maupun cara mendapatkannya. Bagus berarti di atas standar yang baik dan bagus dalam berbagai sudut penilaian. Berkah bermakna nilai tambah yang baik dari segi fungsi dan mampu mendorong orang untuk melakukan lebih banyak kebaikan yang berlipat.

Apa hubungannya dengan hari Jumat? Energi hari Jumat harus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari agar kita mampu mengelola aktivitas menjadi seberkah hari Jumat. Nah bagaimana mendapatkan lebih banyak keberkahan dalam kehidupan sehari-hari? Lakukan 5 hal berikut agar hidup menjadi lebih berkah:

1. Mulailah setiap pagi dengan bersyukur dan berdoa

Doa adalah modal sumber daya yang tidak terbatas (unlimited resources) yang bisa diakses setiap saat. Dengan doa kita mendapatkan kekuatan yang bersumber dari Yang Maha Kuasa, sebagai energi untuk menjalani kehidupan dengan baik. Berdoa juga merupakan bentuk syukur kepada Alloh yang telah memberi kita umur lebih panjang lagi satu hari. Itu adalah kesempatan berharga untuk berkarya lagi satu hari ke depan. Bersyukurlah dalam berdoa, dan berdoalah dengan penuh rasa syukur.

2. Fokus pada hal baik apa dan kelebihan apa yang bisa anda lakukan

Jika membandingkan antara waktu yang kita miliki dengan berbagai aktivitas yang mau kita lakukan tentu tidak sebanding. Untuk itu kita harus berusaha fokus pada aktivitas utama atau penting untuk dilakukan. Fokus pada kebaikan, kemajuan, keberhasilan, dan aktivitas pendukung lainnya. Selain itu gunakan berbagai kelebihan yang kita miliki untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

3. Memberikan kebermanfaatan lebih banyak sebagai bentuk rasa syukur

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Jika kita belum mampu memberikan manfaat bagi orang lain, maka jangan melakukan sesuatu yang melahirkan kemudhoratan bagi orang banyak. Kita harus berusaha evaluasi diri kita termasuk orang yang mana, membawa manfaat atau madharot. Memberi manfaat kepada kehidupan merupakan bentuk raya syukur kepada Alloh swt. Kita semua sudah ditakdirkan oleh Alloh swt. menjadi perpanjangan tangan Alloh untuk membawa kebaikan bagi kehidupan.

4. Bersinergi dalam silaturahim atau bersilaturrahim dalam sinergi

Manusia merupakan makhluk sosial dimana ia tidak akan mampu memenuhi semua aspek kehidupannya dengan menjadi individual. Kita harus bersinergi dengan semua pihak dalam rangka saling mendukung dalam kebaikan. Orang-orang yang mendapatkan kemenangan, keberhasilan, dan kemajuan adalah mereka yang bersedia bekerjasama, bersinergi, berkolaborasi dalam semua aspek kebaikan dengan melakukan proses dengan benar. Asas kebersamaan merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai silaturahim, dimana kita silaturahim karena dilahirkan dari rahim yang sama, etnis yang sama, bangsa yang sama, atau sesama agama.

5. Berusaha tetap istiqomah dalam kebaikan yang kecil namun kontinyu

Ada dua situasi yang berat dalam proses, yaitu memulai dan meneruskan. Dan yang paling berat adalah menjaga istiqomah atau kontinuitas dalam kebaikan. Bukan besar dan massifnya kebaikan yang perlu dijaga istiqomahnya, namun kebaikan-kebaikan kecil rutin. Semoga Alloh justru menghadirkan kebaikan karena keistiqomahan tersebut.

Ilhamuddin Nukman | @CoachILHAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *