Ramadhan telah kembali. Kembali hadir membersihkan kesombongan diri, ketinggian hati, perasaan besar, keakuan yang tak mau dikalahkan. Entah butuh berapa Ramadhan agar jiwa-jiwa yang sakit dan cemas menjadi jiwa yang sehat dan tenang.

Ramadhan dari tahun ke tahun tentu berbeda situasinya, namun Ramadhan tetaplah Ramadhan yang selalu menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan melipat gandakan segala potensi kebaikan dari Alloh Yang Maha Baik. Namun pertanyaannya, adakah setiap Ramadhan terjadi perubahan yang signifikan atau drastis dalam kehidupan kita? Atau sebaliknya begitu Ramadhan telah usai, berlalu pula kesadaran kita untuk berbenah kembali.

Alloh SWT, Maha Baik. Dalam Ramadhan, Alloh SWT. membuka pintu-pintu surga, menutup pintu-pintu neraka, membelenggu para setan. Selain itu Alloh melipatgandakan nilai kebaikan (pahala) sampai 700 ribu kali, dan Alloh menyembunyikan untuk diri-Nya nilai dari puasa. Seakan-akan Alloh berpesan, kamu berpuasa saja. Hasilnya biar Aku yang membalasnya sesuai kehendak-Ku. Tentu saja kehendak Alloh terhadap para hamba-Nya tentu kehendak yang baik.

Alloh juga Maha Kasih. Dalam bulan Ramadhan, Alloh menambah keberkahan dalam amal ibadah dan kehidupan para hamba-Nya. Alloh SWT. memberikan rahmat-Nya (kasih sayang-Nya), mengampuni dosa hamba-Nya sebanyak apapun dosa itu, dan membebaskan para hamba dari siksa api neraka. Selebihnya Alloh telah mengatur semua hal baiknya untuk diberikan kepada hamba-Nya yang baik.

Mumpung masih awal Ramadhan, kita harus memulai meningkatkan kapasitas diri dan keluarga agar semuanya menjadi lebih baik, lebih berkah, dan lebih berkualitas dalam hidup.

Marhaban Ya Ramadhan, Mabruuk alfa mabruuk.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *