Quarter Life Crisis (QLC) adalah krisis karena peralihan dari usia anak-anak atau remaja menuju dewasa. Dengan kata lain krisis yang terjadi karena kamu sudah tidak menjadi anak-anak lagi dan kamu harus siap menjadi orang dewasa.

Perubahan ini membawa konsekuensi dalam hidup setiap orang. Konsekuensi pada cara hidup, cara bersikap, cara bertindak, cara bekerja, dan bagaimana menempatkan diri dalam lingkungan keluarga. Sebagaimana kita ketahui saat seseorang sadar akan fungsi dari keberadaannya maka ia harus mengambil peran dalam keluarga.

Krisis ini dapat berupa contoh kamu ingin menjadi dewasa, tapi belum siap dengan tanggung jawabnya. Kamu ingin bebas dari orangtua namun kamu masih tergantung pada mereka. Kamu ingin bekerja dengan penghasilan yang memadai, namun kamu belum memiliki kompetensi dan kemampuan pada level itu.

Kamu juga mungkin merasa orang lain selalu lebih baik, lebih mujur dan lebih dibandingkan dirimu. Akibatnya kamu merasa minder dan merasa kecewa dengan dirimu sendiri.

Jadi secara ringkas, QLC menyebabkan kebingungan, kebimbangan, kecemasan terhadap seseorang dalam memandang atau menyiapkan masa depannya.

Namun demikian, krisis ini menjadi hal yang lumrah karena kamu dituntut untuk segera bertanggung jawab dalam setiap keputusan dan tindakan sebagai orang dewasa. Menjadi dewasa membawa kamu pada kehidupan yang harus serius dijalani. Tidak ada lagi waktu bermain seperti dulu, area bermainmu menjadi berbeda. Permainan mu juga berbeda.

So… Selamat menjadi dewasa dan menjadi lebih baik.

Salam Dahsyat dari Balik Meja Kerja saya,

Coach Ilham


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *