Pantas Orang Miskin tetap Miskin dan Orang Kaya tetap Kaya Karena 3 Hal Ini

Salam Sahabat Motivator. Semoga hari ini Anda selalu dalam keberlimpahan kekayaan, keberhasilan dan kebahagiaan.

Pernahkah Anda merasa heran, mengapa orang kaya semakin kaya dan Orang miskin akan tetap Miskin? Atau mengapa pemenang cenderung menang dan pecundang cenderung kalah?

Masing-masing mereka ini memiliki 3 hal yang saling bertolak belakang. Dimana apabila ketiga hal ini ada dalam diri Anda, kemungkinan Anda akan menjadi sama dengan salah satu di antara mereka. Pelajari, kendalikan, dan praktekkan 3 moralitas tersebut agar Anda terbiasa menjadi pemenang dan Orang Kaya. Apa saja ketiga hal tersebut?

1. Orang miskin cenderung berpikir negatif atas realitas, sebaliknya orang kaya selalu positif.

Terdapat dua situasi dalam hidup kita, situasi yang bisa kita kontrol dan yang tidak Bisa kita kontrol. Keduanya terjadi dari waktu ke waktu dan mempengaruhi mental-perilaku kita.

Situasi yang tidak bisa kita kendalikan adalah semua hal yang terjadi di masa lalu dan suasana hati kita seketika saat merespon stimulus apapun yang kita terima. Sementara situasi yang dapat kita kendalikan adalah segala keadaan yang ada dalam kuasa keputusan kita. Sehingga pada saat tersebut kita harus sadar sepenuhnya atas apapun yang kita respon.

Pilihan kita adalah memperluas ruang kendali kita atau semakin tidak berdaya karena ruang kendalinya semakin sempit. Orang Kaya memberdayakan semua potensi pikirannya pada hal hal positif, peluang, keberhasilan, kemajuan, pertumbuhan, peningkatan, dan keberlimpahan. Sesulit apapun keadaannya mereka mampu menemukan titik baliknya atau peluang titik baliknya.

2. Orang miskin memiliki emosi dan perasaan negatif atas setiap kejadian yang dialaminya, sebaliknya orang kaya menikmati segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya.

Pernahkah Anda mengalami hari yang aneh atau buruk? Rasanya semua keadaan membuat kita marah, kesel, tak berdaya, dsb. Kita ingin mengutuk mengapa hal itu terjadi pada kita. Pada situasi demikian, mungkin dalam sehari kita masih bisa bertahan dan bersabar. Namun bagaimana jika semua hal itu terjadi dalam waktu yang cukup lama, Masihkah kita bertahan?

Emosi dan perasaan memainkan peran penting dalam kehidupan kita. Ia menjadi energi penggugah atau penggembos. Menjadi alasan utk sedih atau alasan untuk senang. Alasan untuk kalah atau menang. Sebagai sesuatu yang natural dalam diri kita emosi dan perasaan masih dapat dikendalikan atau diarahkan. Apanya? Yaitu cara kita merespon dan memaknai setiap emosi yang kita rasakan.

Orang miskin akan menyalahkan setiap keadaan yang tidak menyenangkannya, namun mereka hanya berhenti hanya pada level menyalahkan namun tidak mau bertindak utk mengubah keadaannya. Sebaliknya orang kaya dan pemenang melihat setiap keadaan yang tidak membuatnya senang sebagai kesempatan dan momentum untuk melakukan atau mengambil inisiatif perubahan.

3. Orang miskin tidak siap untuk berubah dan menikmati kenyamanannya, sebaliknya orang kaya belajar, berubah, dan beradaptasi atas situasi dan selalu menggugah kenyamanannya.

Berubah itu pasti, tinggal apakah perubahan itu ke arah yang baik atau arah yang buruk. Yang kita harapkan adalah perubahan yang berkemajuan dalam kebaikan. Semakin tambah waktu semakin baik, meningkat, berkembang, bertumbuh dalam aspek kualitas maupun kuantitas.

Hal itu baru bisa dicapai apabila kita siap untuk mengambil tanggung jawab atas apapun dalam kehidupan kita. Begitu kita siap, maka kesempatan belajar dan berlatih semakin terbuka lebar, berbagai kesempatan akan kita temukan, potensi dapat dilihat pada apapun, dsb.

Setelah kita menemukan kesempatan atau peluang, kita akan semakin sadar, apa respon kita atas peluang yang ada, adaptasi seperti apa yang harus disiapkan dan dilakukan agar kita terus menang dan kaya dalam situasi apapun.

Semua itu akan menjadi trigger buat kita menjadi semakin mampu dan siap menghadapi situasi sesulit apapun. Hati-hati dengan tiga hal pembeda antara orang kaya dengan orang miskin, saya berharap semoga Anda semua berada pada bagian orang kaya dan pemenang. Ingat semua pencapaian atau keberhasilan apapun, selalu ada pengorbanan dalam prosesnya. Sudah siapkah Anda menerima nya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *