Hari ini adalah hari terakhir perkuliahan semester ini. Dan akan berganti dengan hari-hari lain yang penuh kebaikan, pembelajaran, dan keberlimpahan-keberlimpahan baru. Beberapa mahasiswa mengirimkan pesan WhatsApp ke saya untuk menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf.

Saya membalas pesan tersebut dengan menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena saya belum bisa memberikan yang terbaik untuk mahasiswa saya. Sambil berdoa semoga di semester depan ada situasi lebih baik sehingga kita semua dapat belajar dengan sebaik-baiknya.

Entah kenapa, setiap ada yang berakhir saya sering optimis bahwasa permulaan baru akan segera hadir dengan peluang dan kesempatan baru. Dan saya meyakini setiap peluang dan kesempatan baru membawa harapan yang lebih baik dari sebelumnya.

Begitu pula dalam banyak hal yang terjadi dalam hidup kita. Coba bayangkan, setiap Anda mau berangkat kerja seakan-akan waktu keluarga akan berkurang dan waktu santai pun akan berakhir. Namun di sisi lain, saat Anda mulai bekerja Anda akan bersua dengan situasi baru, nuansa baru, pertemuan baru, tantangan baru dan kesuksesan-kesuksesan baru. Seperti puisi yang pernah saya tulis:

—————————–
Selalu ada jalan untuk mulai

Saat fajar menyingsing dari timur
makhluk hidup mulai bergeser dari peraduan
menapak jalan baru berseri seru bergembira
menyaksikan kesempatan dan kehidupan baru.
Tidak ada yang hilang karena semua datang silih berganti
menunjukkan begitulah kehidupan.

Yang pergi hilang dan kembali pulang
dengan rupa baru yang cemerlang.
Mungkin perih, sedih, dan mungkin letih
tapi percayalah kehidupan ini akan kembali ceria
bersama asa dalam dada membara.
Menelusuri jalan baru untuk mulai
menemukan arah baru yang pasti.

Setiap pagi ambil semangat dari dalam diri
menyapa pagi dengan semangat berapi-api
karena suksesmu sudah lama menanti
tinggal kau wujudkan sekarang bukan nanti
teruslah berjalan mesti terlihat akan berakhir
karena selalu ada jalan untuk mulai.
—————————–

Mungkin semua itu terlihat seperti rutinitas yang menjemukan. Namun coba perhatikan kiri dan kanan Anda. Lihat situasi baru yang mungkin selama ini tidak Anda perhatikan. Mungkin ada orang-orang yang selama ini baik untuk Anda, namun belum sempat kita balas kebaikannya. Jadi selalu ada peluang baru dan jalan baru.

Sebagian orang mungkin bersedih saat ada momen berakhir. Kuliah berakhir, pertemuan berakhir, pekerjaan berakhir, hubungan yang berakhir, dan semua yang akan berakhir. Namun jika kita berusaha untuk merenungkan lebih dalam itu tidak berakhir sesungguhnya. Semua momen itu bertransformasi dalam momen yang lain dan kita belum terbiasa dengan momen baru itu.

Yang disedihkan dari yang berakhir atau selesai adalah kenangan atau memori sensasional dari situasi tersebut. Mungkin di sana pernah ada kesan mempesona, cinta yang sejenak ada, cerita yang mengharukan, orang yang mengagumkan dan apapun. Dan di saat bersamaan kita berharap semua akan sama dan tidak akan berakhir, padahal itu tidak mungkin. Memaksakan sesuatu yang tidak mungkin sama dengan memaksa keajaiban yang tidak akan terjadi.

Segala sesuatu yang sifatnya sesaat memang menggelorakan rasa, memicu cinta, dan menyimpan kenangan.

However, setiap kita berada pada suatu situasi apapun marilah belajar untuk mendapatkan insight baru yamg dapat dikembangkan lebih lanjut baik untuk kehidupan kita, keluarga, sosial, maupun karir kita. Kemampuan untuk mendapatkan pencerahan akan sangat bermanfaat dalam menemukan perspektif baru.

Saat berhadapan dengan situasi apapun saya sering menanyakan 3 hal kepada diri saya sendiri: (1) apa artinya kejadian ini bagi saya? (2) Inspirasi baik apa yang dapat saya pelajari dari situasi ini? (3) Bagaimana saya dapat menjadikan inspirasi baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan saya, keluarga, lingkungan sosial, karir dan pekerjaan saya.

Jawaban atas tiga pertanyaan tersebut menjadi jalan baru bagi saya untuk memulai episode baru dalam kehidupan. Saya berharap Anda semua dapat menemukan jalan baru setiap harinya agar kehidupan Anda lebih kaya pengalaman dan perspektif baru.

By. Coach ILHAM | IG: @coachilham FB: Coach Ilham


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *